Sosialisasi Pencegahan Sengketa, Konflik dan Perkara Pertanahan, Dosen Prodi HTN STAIMAS Ingatkan Peningkatan Pelayanan Publik Tak Hanya Normatif

Uncategorized

Wonogiri–Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan Sosialisasi Pencegahan Sengketa, Konflik dan Perkara Pertanahan, Rabu, (5/6/2024) di RM Saraswati. Hadir sebagai narasumber, Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri, Hafidh Fathoni, S.H, dua akademisi yaitu dosen Fakultas Hukum UNS, Prof.Dr.Lego Marjoko, M.H akademisi dan Penyuluh KPK & Dosen Hukum Tata Negara STAIMAS Wonogiri, Ruslina Dwi Wahyuni, S.Sos., MAP, CPM.

Agenda itu diikuti jajaran internal BPN (Kasi, Koordinator,humas dan staf) serta stakeholder di antaranya Kades, lurah dan camat wilayah Kabupaten Wonogiri, Notaris PPAT, Kepala Dinas Perumahan & Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Kabupaten Wonogiri.
Kepala BPN, Heru Muljanto, A.Ptnh.,M.H menyampaikan tujuan sosialisasi itu untuk memberikan pencerahan dan arahan yang jelas tentang pendaftaran hak atas tanah dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Pertemuan ini sekaligus sebagai upaya untuk mendapatkan masukan berupa hasil pemikiran pola penanganan dan penyelesaian pencegahan sengketa, konflik dan perkara pertanahan,” kata Heru.
Materi yang diberikan berupa pencerahan tentang tanah negara, mitigasi terjadinya pidana korupsi dalam perkara pertanahan & peningkatan mutu pelayanan publik dalam mewujudkan good governance.
Ruslina mengingatkan perlunya peningkatan pelayanan publik yang tidak hanya normatif. “Mutu pelayanan publik dan komitmen integritas SDM pun harus ditingkatkan. Terus tingkatkan kolaborasi dan koordinasi semua elemen guna peningkatan pelayanan publik,” tambahnya.

Lina menuturkan dari instrumen penyelenggara pelayanan publik, masyarakat stakeholder terkait harus terlibat sebagai upaya pencegahan penyimpangan bisa terdeteksi sedini mungkin. Sehingga, bisa didapatkan solusi dalam setiap hal yang berpotensi pada penyimpangan, sengketa ataupun konflik.

Akhir sesi ada diskusi dan tanya jawab

Salah satu permintaan Kades dr Baturetno berharap diadakan sosialisasi kegiatan serupa di tingkat desa guna peningkatan wawasan dan pemahaman para instrumen pemerintah penyelenggara pelayanan publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *