VISI DAN MISI

VISI

Menjadi Perguruan Tinggi Islam yang unggul dalam kajian ilmu pengetahuan berbasis prinsip pemberdayaan masyarakat, nilai-nilai ke-Indonesiaan, dan religius kekaryaan  di tingkat Asia Tenggara pada tahun 2042

Makna Visi :

1.Unggul

STAIMAS memiliki nilai lebih dalam kajian keilmuan yang integratif antara ilmu-ilmu keislaman dan ilmu-ilmu modern, melakukan yang terbaik dalam karya pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat, menghasilkan lulusan yang kompeten dan  berdaya saing tinggi, sehingga mampu berkompetisi pada tingkal lokal, nasional, dan regional Asia Tenggara.

2.Kajian Ilmu Pengetahuan

Kajian Ilmu Pengetahuan merupakan usaha untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Ilmu pengetahuan lahir dari pengembangan suatu permasalahan (problems). Atas dasar problem, para peneliti memiliki suatu sikap membangun metode yang bertujuan untuk melahirkan suatu penyelesaian kasus dalam bentuk teori-teori, yang akan memberikan pengaruh terhadap masyarakat. Jadi, ilmu pengetahuan diperoleh melalui penelitian dengan menggunakan metode ilmiah. Sekolah Tinggi Agama Islam Wonogiri berfokus pada upaya mengembangkan ilmu pengetahuan melalui penelitian dalam memecahkan suatu permasalahan dan hasilnya diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran.

3.Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu strategi dalam pembangunan yang mencakup kekuatan sendiri, kemandirian, pilihan sendiri, kedaulatan hidup sesuai dengan nilai-nilai yang dianut masyarakat dan menjadi ciri khas, dasar, acuan, atau bahkan modal dalam mengembangkan potensi masyarakat. Pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal bertujuan untuk mengatasi masalah sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sesuai karakter masyarakat tersebut. Kabupaten Wonogiri memiliki potensi besar untuk diberdayakan menjadi daerah yang lebih berkembang secara sosial dan ekonomi berbasis budaya, pertanian, budidaya waduk, laut, dan industri kreatif. STAIMAS Wonogiri turut berperan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Wonogiri dan sekitarnya melalui sosialisasi, bimbingan, pendampingan, pelatihan, dan bantuan sarana dengan mempertimbangkan potensi  dan mengangkat kearifan lokal demi terwujudnya masyarakat yang berdaya untuk menghadapi tantangan di era industri 4.0 dengan tetap menjaga nilai-nilai budaya daerah (local wisdom) agar tidak tergerus arus globalisasi.

4.Nilai‐nilai Keindonesiaan

Nilai‐nilai Keindonesiaan ialah nilai‐nilai luhur universal bangsa Indonesia yang terkandung dalam pandangan hidup bangsa Indonesia yaitu nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila tersebut berasal dari budaya masyarakat bangsa Indonesia sendiri (local wisdom). STAIMAS Wonogiri memiliki komitmen untuk mengamalkan Pancasila, diantaranya melalui muatan kurikulum nasional yang menekankan pada terciptanya sistem pendidikan berkarakter sebagai implementasi nilai-nilai Pancasila.

5.Religius

Hal yang mendasari religius adalah kecerdasan spiritual yaitu kemampuan seseorang untuk menggabungkan aspek kecerdasan intelegensi dan kecerdasan emosi sehingga menjadi manusia yang utuh secara intelektual, emosi dan spiritual menuju pemahaman yang lebih bijaksana yaitu memahami Tuhan, memahami siapa dirinya, berupaya menghadapi kesukaran, tabah, dan bersikap responsif. Pada akhirnya akan terbentuk pribadi yang memiliki budi pekerti yang baik, beretika, dan membangun dirinya secara utuh. Adapun kecerdasan spiritual berdasarkan perspektif islam meliputi takwa, cinta kepada Allah dan Rasulullah, keyakinan diri, kesabaran tinggi berasaskan kepada tauhid dan iman yang mendalam kepada Allah Subahanu Wa Ta’Ala. Civitas akademika STAIMAS Wonogiri diharapkan tidak hanya cerdas dalam hal akademisi saja, tetapi juga dapat menjadi pribadi yang utuh baik secara intelektual, emosi, dan spiritual sebagai sehingga memiliki budi pekerti yang baik, sabar dan tabah dalam menghadapi permasalahan.

6.Kekaryaan

Kekaryaan adalah segala yang berhubungan dengan karya seseorang. Civitas akademika STAIMAS Wonogiri harus mampu menghasilkan karya terutama karya ilmiah yang luarannya bermanfaat, memiliki prestasi baik akademik maupun nonakademik, memiliki etos kerja yang tinggi, serta memiliki pengakuan kompetensi sesuai bidangnya.

MISI

1.Melaksanakan pendidikan dan pengajaran dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat, Ke-Indonesiaan dan Religius Kekaryaan.

2.Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian masyarakat berdasarkan potensi dan kearifan lokal.

3.Meningkatkan kerjasama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam rangka pencapaian Visi

4.Meningkatkan peran dan kontribusi STAIMAS dalam pemberdayaan masyarakat.

TUJUAN

1.Menghasilkan lulusan yang memiliki karakter religius kekaryaan, menguasai iptek dan mampu memberikan manfaat bagi

2.Meningkatkan pengembangan ilmu pengetahuan dalam rangka menghasilkan penelitian, pengabdian masyarakat dan menyebarluaskannya dalam skala regional, nasional dan

3.Mewujudkan pengelolaan atau manajemen universitas sesuai dengan prinsip Good University Governance

4.Menjalin kerjasama dengan pihak lain di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam lingkup regional, nasional dan

5.Mewujudkan civitas akademika yang mampu menjadi ibadullah yang religius kekaryaan dalam kehidupan

SASARAN (Tahapan penguatan akademik dan kelembagaan STAIMAS Wonogiri Tahun 2022 s.d 2026)

  1. Meningkatnya jumlah pendaftar, mutu dan prestasi mahasiswa, serta mutu dan daya saing lulusan STAIMAS
  2. Seluruh prodi memperoleh akreditasi Baik.
  3. Terealisasinya kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang bermutu sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi dengan ciri khas religuis kekaryaan.
  4. Meningkatnya jumlah dan mutu hasil penelitian, publikasi dan pengabdian kepada masyarakat yang terpublikasi secara nasional.
  5. Tercapainya jumlah ideal, kualifikasi yang sesuai, dan kinerja yang professional tenaga pendidik dan kependidikan STAIMAS
  6. Terbangunnya sarana-prasarana utama penunjang kegiatan akademik, non akademik, dan kemahasiswaan.
  7. Meningkatnya jumlah dan realisasi kerjasama akademik tingkat nasional dan internasional.
  8. Meningkatnya jumlah pendanaan perguruan tinggi untuk mendukung proses pembelajaran
  9. Terwujudnya tata kelola dan tata pamong STAIMAS yang didukung oleh sistem aplikasi berbasis ICT.