Bappeda Wonogiri Mengajak Akademisi Ikut Berperan dalam Konservasi Air

BERITA

Wonogiri–Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pembangunan (Bappeda dan Litbang) Kabupaten Wonogiri mengajak akademisi ikut berperan dalam konservasi sumber daya air.
Demikian disampaikan Sekretaris Bappeda dan Litbang Wonogiri, Anton Tiyas Harjanto, SSTP, MHum, pada Sosialisasi Kajian Perlindungan Sumber Daya Air Sistem Penyedian Air Minum (SPAM) Regional WOSUSOKAS, Kabupaten Wonogiri, Kamis (2/2/2022), di Omah Rayap.
Kegiatan itu diselenggarakan USAID Indonesia Urban Resilient Water, Sanitation, and Hygine (USAID IUWASH Tangguh). Acara tersebut dihadiri berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di antaranya dari BBWS Bengawan Solo, BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, Balai Pengelolaan ESDM, Sewu Lawu, STAIMAS Wonogiri, STABN Raden Wijaya dan sebagainya.
“Di sini saya lihat ada STAIMAS dan STABN. Di perguruan tinggi ada Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami berharap nanti melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian ada kepedulian dan kajian terhadap konservasi SDA,” ujar Anton
Menurut Anton, upaya perlindungan SDA tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Namun, imbuh dia, menjadi tanggung jawab bersama untuk melakukan pelestarian SDA.
Regional Manajger Central Java Regional Office, Jefry Budiman, menuturkan USAID memiliki komitmen untuk mendukung akses air minum dan sanitasi yang aman serta higine. Jefry menuturkan USAID IUWASH Tangguh bermitra dengan Pemerintah Indonesia untuk mendukung upaya Indonesia mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) guna memastikan akses air dan sanitasi untuk semua.
“Dengan bermitra, kami mendukung upaya ikut menciptakan kota dan permukiman inklusif, aman, tangguh dan berkelanjutan,” tambah Jefry. (nad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *