LPMM STAIMAS Selenggarakan Workshop Penulisan Artikel Jurnal, Berikut 3 Tiga Model Pembiayaan Publikasi

BERITA

Wonogiri—Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri menyelenggarakan Workshop Penulisan Artikel Jurnal Internasional Free Budget, Selasa (12/12/2023), di Aula STAIMAS Wonogiri.

Agenda itu menghadirkan narasumber Guru Besar Bidang Kajian Media dan Jurnalisme Jurusan Ilmu Komunikasi, UII Jogja, Prof Dr.rer.soc. Masduki, S.Ag., M.Si dan Kepala LPPM STAIMAS Wonogiri, Dr. Dewi Agustini, S.Sos, M.M. Workshop yang diikuti dosen STAIMAS itu dipandu moderator Nadhiroh, S.Sos.I., M.I.Kom. Acara dibuka Ketua STAIMAS Wonogiri, Atik Nurfatmawati, S.E., M.I.Kom.

Dewi berharap para dosen benar-benar memanfaatkan workshop untuk berlatih dan mengasah kemampuan menulis agar tembus jurnal internasional bereputasi yang tidak berbayar.

Prof. Masduki menyampaikan 6 alasan mengapa seseorang perlu menulis di jurnal internasional. Pertama, berbagi hasil riset untuk mengurangi ‘ketimpangan informasi dan analisis akademik’ antara ‘Barat’ dan ‘Timur’. Kedua, branding, rekognisi (global presence) dan reputasi akademik. Ketiga, bentuk ‘silaturrahmi’ akademik internasional, memperkuat basis komunitas pada minat studi serupa. Keempat, peningkatan karir dan otoritas akademik: LK, Gubes, Post-Doct. Kelima, menambah jumlah penghargaan: finansial dan sosial. Keenam, mandat akademik publication cycle: disseminate, preserve, reuse.

“Sebenarnya, yang terpenting dari alasan-alasan itu adalah harapannya karya-karya kita bisa bermanfaat dan menjadi amal jariah yang terus bisa digunakan meski kita sudah tiada. Bonusnya adalah untuk kenaikan jabatan, serdos dan lainnya,” kata Prof Masduki.

Lelaki yang menjadi reviewer Jurnal Internasional terindeks SCOPUS-WOS itu megemukakan 3 model pembiayaan publikasi artikel di jurnal nasional dan internasional.

Pertama, pengelola Jurnal (Kampus, Asosiasi Akademik, Sponsor): SINTA, kecuali pada beberapa jurnal yang meminta bayaran tertentu. Penerbitan jurnal bagian dari budaya akademik kelembagaan PT.
Kedua, ‘‘Pasar terbuka“: perpustakaan, pelanggan/pembeli eceran individu, perusahaan data, dan lainnya. Pengelola jurnal menginvestasikan dana untuk manajemen penerbitan (submission, review, hosting, preservation, dan lain-lain)

Ketiga, penulis/lembaga pengirim tulisan: berupa APC (article processing charge), ini diluar biaya tambah halaman, jumlah authorship, printing, dan lain sebagainya.

“Semua bisa ditelusuri pada kolom: author guidelines, funding info dan lainnya. Silakan bisa dipilih yang diinginkan. Perlu diketahui bahwa tidak semua jurnal Sinta dan Jurnal Internasional itu berbayar, banyak yang tanpa biaya,” imbuh Prof Masduki. (Nadhiroh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *