Beranda / Bangun Semangat Kewirausahaan, Mahasiswa KPM STAIMAS Produksi Kripik Singkong Berbasis Potensi Lokal di Lemahbang

Bangun Semangat Kewirausahaan, Mahasiswa KPM STAIMAS Produksi Kripik Singkong Berbasis Potensi Lokal di Lemahbang

Berita STAIMAS

Bangun Semangat Kewirausahaan, Mahasiswa KPM STAIMAS Produksi Kripik Singkong Berbasis Potensi Lokal di Lemahbang
Pengabdian
Tuesday, 5 August 2025
Redaksi PAI

Bangun Semangat Kewirausahaan, Mahasiswa KPM STAIMAS Produksi Kripik Singkong Berbasis Potensi Lokal di Lemahbang

Wonogiri, 4 Agustus 2025 – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) kelompok 3 STAIMAS Wonogiri mengembangkan produk kripik singkong sebagai bagian dari program ekonomi kreatif berbasis potensi lokal di Desa Lemahbang, Kecamatan Kismantoro. Melimpahnya hasil singkong di desa ini menjadi peluang yang dimanfaatkan mahasiswa sebagai bahan utama produksi.

Program ini bertujuan tidak hanya untuk memperkenalkan keterampilan pengolahan pangan kepada masyarakat, tetapi juga membangun semangat kewirausahaan baik bagi warga maupun mahasiswa. Mahasiswa KPM melibatkan warga secara langsung dalam setiap tahap produksi: mulai dari pemilihan bahan baku, pengirisan, penggorengan, hingga pengemasan kripik singkong.

Lebih dari sekadar kegiatan produksi, ini menjadi sarana praktik nyata bagi mahasiswa dalam melatih jiwa wirausaha. Mereka belajar mengolah bahan lokal menjadi produk bernilai tambah dan relevan dengan kebutuhan pasar.

Tak hanya itu, mahasiswa juga memberikan pelatihan kepada warga tentang teknik pengolahan makanan lokal agar menjadi produk siap jual. Harapannya, ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk wirausaha mandiri di desa dan mendorong pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman langsung dalam memanfaatkan potensi desa menjadi peluang ekonomi. Selain meningkatkan keterampilan warga, kegiatan ini juga menjadi bekal praktik kewirausahaan bagi kami sebagai mahasiswa,” ungkap Kristianto, salah satu peserta KPM.

Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis lokal, program ini diharapkan mampu mendorong munculnya ide-ide bisnis baru di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari penguatan ekonomi kreatif di desa. (Penulis : Ulya Imroatun Nihayah)

Lihat Berita Selengkapnya

Sumber: didiknews.com