Beranda / Mahasiswa Staimas Wonogiri Hidupkan Jaringan Air Bersih di Gambirmanis - Suara Merdeka Solo

Mahasiswa Staimas Wonogiri Hidupkan Jaringan Air Bersih di Gambirmanis - Suara Merdeka Solo

Berita STAIMAS

Mahasiswa Staimas Wonogiri Hidupkan Jaringan Air Bersih di Gambirmanis - Suara Merdeka Solo
Kegiatan
Monday, 31 July 2023
Redaksi PAI

Mahasiswa Staimas Wonogiri Hidupkan Jaringan Air Bersih di Gambirmanis - Suara Merdeka Solo

WONOGIRI, suaramerdeka-solo.com - Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat Tematik (KPMT) Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (Staimas) Wonogiri berhasil menghidupkan kembali jaringan air bersih di Dusun Bakalan, Desa Gambirmanis, Kecamatan Pracimantoro.

Mereka menambah dan memperbaiki mesin pompa beserta jaringannya supaya air dari sumur bor bisa dialirkan secara maksimal ke masyarakat.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Staimas Dr Dewi Agustini didampingi Sekretaris LPPM sekaligus Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Desa Gambirmanis, Ruslina Dwi Wahyuni MAP mengatakan, kampus tersebut menggelar KPMT mulai 1 Juli sampai 15 Agustus mendatang. Salah satunya diadakan di Desa Gambirmanis.

"Di Gambirmanis ada program kerja terkait penyaluran air karena ada dua dusun yang sangat membutuhkan air," katanya usai peresmian jaringan air bersih karya mahasiswa KPMT kelompok 4 Staimas Wonogiri di Desa Gambirmanis, Minggu (30/7).

Dengan demikian, KPMT yang mereka jalankan tidak sekadar menggugurkan kewajiban. Namun mengaplikasikan ilmunya sehingga dapat bermanfaat dalam pengabdian di masyarakat.

Peresmian jaringan air bersih dipimpin Wakil Bupati Wonogiri Setyo Sukarno di sela kegiatan Gowes Jelajah Bengawan Solo Purba.

Ketua KPMT kelompok 4 Staimas Wonogiri Desa Gambirmanis, Nuranto menambahkan, sebelumnya ada sumur bor dengan kedalaman sekitar 150 meter di dusun tersebut.

Di dalamnya terdapat mesin pompa submersibel, tetapi kondisinya tidak maksimal sehingga air yang dialirkan sangat kecil.

Pihaknya kemudian memperbaiki dan membersihkan sumur beserta mesin dan pipanya, sehingga mampu mengalirkan air secara maksimal hingga 0,8 liter per detik.

Baca Juga: Klaten Lurik Carnival, Dinilai Efektif untuk Promosi Lurik Khas Klaten

"Mesinnya diperbaiki dan dibersihkan sambungannya agar rapat, sehingga lebih cepat mengalirkan air," katanya.

Selanjutnya, mereka menambah jaringan perpipaan dan mesin pompa untuk mendorong air ke Dusun Bakalan dan Tileng. Program tersebut menelan biaya hingga Rp 21 juta. Sebagian dananya dari mahasiswa dan donatur, termasuk dari Lembaga Baitul Mal (LBM) PLN.

Sekretaris Desa Gambirmanis Wardi menyampaikan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati dan Staimas Wonogiri yang telah membantu mengalirkan air di dusun tersebut. Alhasil kebutuhan air untuk 770 jiwa di dusun itu terpenuhi.

"Dari zaman dulu, kami mengandalkan air tangki yang harganya Rp 150.000 per tangki ukuran 5.000 liter. Berkat jaringan ini, air bisa dialirkan sehingga cukup untuk Dusun Bakalan," ujarnya.

Dia berharap, pembangunan jaringan bisa diteruskan hingga ke rumah-rumah warga.

Sementara itu, peresmian jaringan air bersih dipimpin oleh Wakil Bupati Wonogiri Setyo Sukarno. Dia sangat mengapresiasi mahasiswa KPMT Staimas Wonogiri dan berharap hasil karya mereka bermanfaat bagi masyarakat.**

Lihat Berita Selengkapnya

Sumber: solo.suaramerdeka.com