Beranda / STAIMAS Wonogiri Menambah Doktor Lagi - Suara Merdeka Solo

STAIMAS Wonogiri Menambah Doktor Lagi - Suara Merdeka Solo

Berita STAIMAS

STAIMAS Wonogiri Menambah Doktor Lagi - Suara Merdeka Solo
Kegiatan
Friday, 20 February 2026
Redaksi PAI

STAIMAS Wonogiri Menambah Doktor Lagi - Suara Merdeka Solo

WONOGIRI, solo.suaramerdeka.com - Jumlah dosen yang bergelar doktor di Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri semakin bertambah.

Salah seorang dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) STAIMAS Wonogiri, Amir Mukminin berhasil meraih gelar doktor setelah menjalani sidang ujian terbuka disertasi Pascasarjana Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta, Rabu (18/2/2026).

Ujian tersebut dihadiri Pembina Yayasan Karya Emas Center (YKEC) Endang Maria Astuti beserta jajarannya dan civitas akademika STAIMAS Wonogiri.

Dengan demikian, STAIMAS Wonogiri kini memiliki lima dosen bergelar doktor. Kualitas akademik, penelitian dan pengabdian masyarakat di lingkungan kampus diharapkan semakin meningkat.

Dalam sidang tersebut, Amir Mukminin mempertahankan disertasinya berjudul "Pengaruh Keteladanan, Kematangan Beragama, Motivasi Belajar dan Self-Efficacy terhadap Pendidikan Karakter Mahasiswa Ma’had Al Jami’ah IAIN Ponorogo".

Penelitian itu mengkaji faktor keteladanan, kematangan beragama, motivasi belajar dan self-efficacy berpengaruh terhadap pembentukan karakter mahasiswa Ma’had Al Jami’ah di IAIN Ponorogo.

Amir menjelaskan, pembentukan karakter mahasiswa tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan sinergis dan integratif.

Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa secara simultan keempat variabel tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap pendidikan karakter dengan kontribusi sebesar 58,4 persen. Secara parsial, variabel self-efficacy menjadi prediktor terkuat dalam membentuk karakter mahasiswa.

Ketua STAIMAS Wonogiri, Atik Nurfatmawati mengatakan, keberhasilan itu mendukung peningkatan kualitas STAIMAS dan komitmen terhadap pendidikan masyarakat Wonogiri.

"Semoga gelar doktor yang diraih menjadi amanah ilmiah untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam dan pembentukan karakter generasi bangsa," harapnya.**

Lihat Berita Selengkapnya

Sumber: solo.suaramerdeka.com