Hadiri Wisuda Ke-III STAIMAS, Ketua Kopertais Wilayah X Dorong STAIMAS menjadi Institut

Hadiri Wisuda Ke-III STAIMAS, Ketua Kopertais Wilayah X Dorong STAIMAS menjadi Institut

Wonogiri–STAIMAS Wonogiri menggelar Wisuda Sarjana Angkatan ke-3 pada Sabtu (15/11) di Gedung PGRI Wonogiri. Acara berlangsung khidmat dan meriah. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri Suryo Suminto, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. Kehadiran para pejabat ini menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Wonogiri.

Hadir pula Pembina Yayasan Karya Emas Center (YKEC), Hj. Endang Maria Astuti, S.Ag., S.H., M.H, Ketua YKEC, Anfasa Azwan Izza Perdana, S.H., M.H., Ketua Senat STAIMAS, Drs. Rasyidi Masyhur, M.Si, jajaran sivitas akademika STAIMAS Wonogiri dan orangtua wali wisudawan.

Ketua Staimas Wonogiri Atik Nurfatmawati mengatakan, para wisudawan harus berperan sebagai pahlawan masa kini, yakni sosok berintegritas, tulus, tidak hanya menyalahkan keadaan dan terus bergerak. “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat,” imbuhnya.

Dia mengingatkan, wisudawan akan menghadapi tantangan lebih berat. Mereka harus mampu menjadi agen perubahan dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri.

Ketua Kopertais Wilayah X Jawa Tengah, Prof Dr Nizar Ali, M.Ag menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan STAIMAS yang berjumlah 51 orang. Prof Nizar juga mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada seluruh sivitas akademik STAIMAS Wonogiri yang terus menghidupkan dan menyalakan visi besarnya menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam ilmu pengetahuan berbasis pemberdayaan masyarakat, nilai-nilai Keindonesiaan dan religius kekaryaan di tingkat Asia Tenggara pada tahun 2042.

“Visi yang besar ini membutuhkan orang-orang yang besar pula. Dan saya percaya, saya melihat sebagian dari para wisudawan yang akan menjadi orang besar nanti. Izinkan saya mengingatkan bahwa wisuda bukan garis akhir atau titik terminal akhir. Bukan segala-galanya tapi wisuda adalah awal dari babak baru sejarah intelektual Anda semua untuk menghadapi tantangan dan harapan masa depan yang menunggu kontribusi Saudara semua,” pesan Prof Nizar.

Prof Nizar mendorong agar STAIMAS berubah menjadi institut. Beberapa ikhtiar pencapaian visi kampus yaitu:

1. Perkuat mutu akademik dan tingkatkan akreditasi institusi maupun akreditasi program studi.
2. Kembangkan riset-riset unggulan berbasis pemberdayaan masyarakat. “Apalagi tadi visinya berbasis pemberdayaan masyarakat. Tentunya ini menjadi amanat dari Yayasan kepada pimpinan,” imbuh Prof Nizar.
3. Tingkatkan layanan akademik dan non-akademik yang profesional.
4. Bangun jejaring internasional menuju target 2045. “Saya bangga dan mengapresiasi tadi Waket III menyampaikan beberapa Kerjasama yang sudah dibangun. Kami sebagai Kopertais juga ikut mendorong. Jika mau saya bisa membantu untuk membuka jaringan di luar negeri,” kata Prof Nizar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *