Wonogiri–Jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonogiri menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri, dalam rangka memperkuat program pemberdayaan umat di Kabupaten Wonogiri.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kemenag Wonogiri, H.Hariyadi, S.Ag., M.Si, saat menerima silaturahmi sivitas akademika STAIMAS Wonogiri pada Rabu (21/1/2026) di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan tersebut, Hariyadi menegaskan bahwa Kemenag Wonogiri terbuka terhadap kolaborasi lintas lembaga, khususnya dengan institusi pendidikan tinggi, guna memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kami siap bersinergi dengan siapa pun, termasuk STAIMAS Wonogiri, untuk bersama-sama membangun dan memberdayakan umat di Kabupaten Wonogiri. Kolaborasi ini penting agar program-program keagamaan, pendidikan, dan sosial dapat berjalan lebih efektif dan berdampak luas,” ujar Hariyadi.
Delapan program prioritas (Protas) Kemenag, meliputi: (1) Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan; (2) Penguatan Ekoteologi; (3) Layanan Keagamaan Berdampak; (4) Mewujudkan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi; (5) Pemberdayaan Pesantren; (6) Pemberdayaan Ekonomi Umat; (7) Sukses Haji; dan (8) Digitalisasi Tata Kelola.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala LPM STAIMAS Wonogiri, Amir Mukminin, S.Pd.I., M.Pd., Kepala LPPM STAIMAS Wonogiri, Nadhiroh, S.Sos.I., M.I.Kom, serta Sekretaris LPPM STAIMAS Wonogiri, Umar Khadafi, M.Sos.
Pada kesempatan itu, Nadhiroh menyampaikan bahwa selama ini STAIMAS telah menjalin kolaborasi dengan jajaran Kemenag Wonogiri. Nadhiroh menambahkan sebagian mahasiswa sudah melaksanakan magang maupun praktik profesi di lingkungan Kemenag Wonogiri. Menurutnya, kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kompetensi mahasiswa sekaligus mendukung program-program pelayanan masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi yang sudah terjalin dapat terus ditingkatkan, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat, sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan dan pemberdayaan umat,” ungkap Nadhiroh.
Dikemukakan Nadhiroh, pada tahun ini STAIMAS Wonogiri akan melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) dan sebagian programnya turut mendukung program prioritas Kemenag seperti penguatan ekoteologi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Amir menambahkan, selama ini upaya-upaya untuk pemberdayaan masyarakat sudah dilaksanakan baik melalui program KPM maupun kegiatan lainnya seperti seminar, pelatihan dan sebagainya. Amir yang tahun ini menjadi Ketua Panitia KPM STAIMAS menyampaikan bahwa KPM STAIMAS Wonogiri tahun ni rencananya akan bersifat internasional dengan melibatkan mahasiswa dari UnisZA Malaysia. “Untuk ekoteologi, kami juga berharap bisa ikut memberdayakan masjid-masjid melalui eco-masjid,” tambah Amir.
Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah penguatan kemitraan strategis antara Kemenag Wonogiri dan STAIMAS Wonogiri dalam menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

