Pembekalan KPM 07 STAIMAS Wonogiri, Menyiapkan Langkah Pengabdian dari Proposal hingga Publikasi

Wonogiri – Suasana Aula Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri tampak berbeda pada Sabtu (6/6/2026). Mahasiswa peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) 07 mengikuti pembekalan sebagai bekal sebelum terjun ke tengah masyarakat selama 45 hari pelaksanaan KPM yang mengusung tema “Sinergi Membangun Desa Berbasis Sumber Daya dan Inovasi.”

Pembekalan tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Bagi para mahasiswa, kegiatan ini merupakan titik awal untuk memahami bagaimana sebuah program pengabdian dirancang, dilaksanakan, didokumentasikan, hingga dipublikasikan sebagai karya ilmiah. Dosen Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Maulana Iskandar, M.Pd. dan dosen Prodi Ekonomii Syariah (ES), Makhda Intan Sanusi, S.H., M.E., hadir memberikan bekal teknis yang akan menjadi panduan mahasiswa selama menjalankan KPM.

Pada sesi pertama, Maulana mengajak mahasiswa memahami alur pelaksanaan KPM secara menyeluruh. Dengan gaya penyampaian yang sistematis, ia menjelaskan bahwa keberhasilan KPM tidak hanya ditentukan saat mahasiswa berada di lokasi pengabdian, tetapi justru dimulai jauh sebelum penerjunan.

Menurutnya, mahasiswa harus mampu melakukan observasi lapangan, mengidentifikasi kebutuhan dan potensi desa, kemudian menerjemahkannya ke dalam proposal program kerja yang realistis dan berdampak. Proposal tersebut nantinya menjadi peta jalan selama pelaksanaan KPM.

“Program yang baik bukan program yang banyak, tetapi program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan dapat dilaksanakan secara terukur,” ujar Sekprodi PAI itu.

Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sejak tahap perencanaan. Selama pelaksanaan KPM, mahasiswa dituntut mampu mendokumentasikan seluruh kegiatan, melakukan evaluasi berkala, hingga menyusun laporan akhir sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik dan sosial.

Materi yang disampaikan Maulana selaras dengan panduan KPM 07 STAIMAS Wonogiri yang menekankan tahapan mulai dari survei lapangan, penyusunan proposal, pelaksanaan program kerja, hingga penyusunan laporan akhir kelompok.

Sementara itu, pada sesi berikutnya, Intan Sanusi memberikan pembekalan mengenai teknik penulisan artikel jurnal pengabdian masyarakat. Materi ini menjadi perhatian peserta karena artikel ilmiah merupakan salah satu luaran wajib yang harus dihasilkan mahasiswa setelah melaksanakan KPM.

Dalam pemaparannya, Makhda menjelaskan bahwa pengabdian masyarakat tidak berhenti pada pelaksanaan program di lapangan. Pengalaman, proses, hasil, dan dampak kegiatan perlu didokumentasikan secara ilmiah agar dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi masyarakat maupun akademisi lainnya.

Ia membedakan secara jelas antara artikel penelitian dan artikel pengabdian. Jika artikel penelitian berfokus pada penemuan atau pengembangan ilmu, artikel pengabdian lebih menitikberatkan pada solusi nyata terhadap persoalan masyarakat serta dampak yang dihasilkan dari sebuah program pemberdayaan.

“Dokumentasikan setiap proses sejak awal. Catat masalah yang ditemukan, solusi yang diberikan, proses pelaksanaan, hasil yang dicapai, hingga dampak yang dirasakan masyarakat. Semua itu akan menjadi bahan utama dalam penulisan artikel pengabdian,” jelas Intan yang merupakan Waket I Bidang Akademik itu.

Bagi peserta KPM 07, pembekalan ini bukan sekadar persiapan administratif, melainkan ruang untuk membangun kesadaran bahwa pengabdian masyarakat merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mahasiswa tidak hanya belajar mengabdi kepada masyarakat, tetapi juga belajar menjadi agen perubahan yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan riil di desa.

Melalui pembekalan tersebut, STAIMAS Wonogiri berharap para peserta KPM 07 dapat terjun ke masyarakat dengan persiapan yang matang, program yang terukur, serta semangat kolaborasi yang kuat sehingga mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan desa berbasis sumber daya dan inovasi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *