Mendunia! 4 Mahasiswi Ekonomi Syariah STAIMAS Wonogiri Presentasikan Riset Halal Gen Z di Forum Internasional UIN Sunan Kalijaga
Empat mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri berpartisipasi dalam kegiatan Call for Paper Islamic Economic Consortium 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah (HMPM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada Senin (2/11/2026), mulai pukul 08.00 WIB.
Keempat mahasiswa tersebut adalah Aulia Damayanti Alqori, Cinta Arfairish Alfadila, Mutiya Fredika Sari, dan Azzahra Putri Naysila. Dalam kegiatan ini, mereka mempresentasikan dua artikel ilmiah yang mengangkat isu aktual dalam pengembangan ekonomi syariah, khususnya terkait konsumsi halal, keberlanjutan lingkungan, dan pariwisata halal.
Artikel pertama mengangkat isu perilaku konsumsi hijau halal (halal green consumption) di kalangan Generasi Z Muslim di Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini menyoroti peran etika Islam, norma keagamaan, kesadaran lingkungan, serta konsep wara' dalam membentuk perilaku konsumsi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kajian tersebut menjadi relevan di tengah meningkatnya perhatian terhadap persoalan lingkungan dan pentingnya penerapan nilai-nilai Islam dalam aktivitas konsumsi sehari-hari.
Sementara itu, artikel kedua membahas pengembangan pariwisata halal dengan mengkaji pengaruh religiositas, literasi halal digital, dan atribut destinasi halal terhadap minat kunjung kembali Generasi Z. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman terhadap karakteristik dan preferensi generasi muda dalam mendukung pengembangan destinasi wisata halal yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan di era digital.
Kegiatan Call for Paper Islamic Economic Consortium 2026 mengangkat tema “The Transformation of Financial Institutions Toward a Sustainable Economic System”, dengan sejumlah subtema yang berkaitan dengan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah. Forum ini juga diikuti oleh peserta dari berbagai negara, di antaranya India, Pakistan, dan Sri Lanka. Kehadiran peserta dari berbagai negara tersebut menjadikan kegiatan ini sebagai ruang pertukaran gagasan, pengetahuan, dan hasil penelitian dalam perspektif ekonomi Islam sekaligus memperluas interaksi akademik pada tingkat global.
Hasbi,S.E.,M.E., AWP , selaku dosen Program Studi Ekonomi Syariah STAIMAS Wonogiri, menyampaikan apresiasi atas partisipasi mahasiswa dalam forum ilmiah tersebut. Menurutnya, keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan akademik seperti ini merupakan pengalaman berharga untuk mengembangkan kemampuan penelitian, meningkatkan wawasan keilmuan, serta melatih kepercayaan diri dalam mempresentasikan hasil penelitian di hadapan peserta dari berbagai latar belakang.
"Keikutsertaan mahasiswa dalam forum ilmiah ini merupakan langkah positif dalam membangun budaya akademik dan tradisi penelitian di lingkungan kampus. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi diri, menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, serta berani mengambil kesempatan untuk berpartisipasi dalam forum akademik yang lebih luas," ungkap Hasbi.
Lebih lanjut, partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengembangan kompetensi akademik di lingkungan STAIMAS Wonogiri. Melalui presentasi ilmiah, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memahami substansi penelitian, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi secara akademik, serta merespons berbagai persoalan kontemporer melalui perspektif ekonomi syariah.
Keikutsertaan empat mahasiswa tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen STAIMAS Wonogiri dalam mendorong penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah di kalangan mahasiswa. Diharapkan, pengalaman mengikuti forum akademik yang melibatkan peserta dari berbagai negara ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus berkarya, meningkatkan kualitas penelitian, serta berkontribusi dalam pengembangan keilmuan ekonomi syariah di tingkat nasional maupun global.