Wonogiri — Empat mahasiswa berprestasi dari Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri turut serta dalam kegiatan akademik bergengsi tingkat internasional, yaitu International Conference Wisdom and Compassion for Encouraging SDGs (ICOWICES). Konferensi ini diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri, Senin (1/12/2025).
Keempat delegasi mahasiswa HTN STAIMAS tersebut adalah: Wulan Juliawati (semester VII) dan tiga mahasiswa semester V yaitu Della Puspita Wanda Hasan, Oktavia Dias Nadilla sera Erin Fajar Damayanti.
ICOWICES merupakan platform diskusi global yang berfokus pada peran nilai-nilai kebijaksanaan (wisdom) dan kasih sayang (compassion) dalam mendorong tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) . Keikutsertaan mahasiswa HTN STAIMAS ini menunjukkan komitmen institusi untuk mengembangkan wawasan keilmuan mahasiswanya, khususnya dalam mengaitkan isu-isu hukum dan tata negara dengan agenda pembangunan global.
Para mahasiswa tersebut berkesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian atau pemikiran mereka di hadapan akademisi dan pakar dari berbagai negara. Diharapkan, materi yang dibawakan dapat memberikan perspektif hukum tata negara tentang bagaimana regulasi dan kebijakan publik dapat dioptimalkan untuk mendukung pencapaian SDGs di Indonesia, seperti isu terkait hukum lingkungan, tata kelola pemerintahan yang baik, atau keadilan sosial.
Pengalaman dan Jaringan Internasional
Kepala Prodi HTN STAIMAS, Rosyid Ridho, S.H., M.H., CPM, menyampaikan rasa bangganya atas partisipasi ini. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan akademik, tetapi juga memperluas jaringan internasional bagi mahasiswa kami. Berinteraksi langsung dengan pakar global akan menjadi modal berharga bagi mereka dalam memahami kompleksitas isu SDGs dari berbagai sudut pandang,” ujarnya.
Partisipasi dalam ICOWICES ini menjadi salah satu upaya nyata STAIMAS Wonogiri untuk mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu hukum secara mendalam, tetapi juga memiliki kesadaran global serta kemampuan untuk berkontribusi aktif dalam solusi permasalahan dunia.

