WONOGIRI – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri menggelar Pelatihan Pengelolaan Jurnal bertema “Menuju Jurnal Bermutu: Penguatan Tata Kelola dan Akreditasi” bekerja sama dengan UIN Raden Mas Said Surakarta, Senin (3/12/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis kampus dalam meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal ilmiah guna memenuhi standar nasional dan internasional.
Pelatihan menghadirkan Much Fuad Saifuddin, S.Pd., M.Pd., Ketua Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus dosen Universitas Ahmad Dahlan, sebagai narasumber utama. “Pengelolaan jurnal berkualitas membutuhkan tiga pilar utama, yakni tim editorial yang solid, etika publikasi yang jelas, serta standar operasional yang transparan,”imbuhnya.
Para peserta mendapatkan pendalaman materi mengenai:
1. Manajemen tim editorial dan pembagian peran
2. Etika publikasi berdasarkan COPE/WAME
3. Penggunaan OJS sebagai manajemen sistem jurnal
4. Penyusunan author guidelines dan template
5. Alur proses editorial mulai dari submission, review, copyediting, hingga publikasi
6. Strategi memenuhi instrumen akreditasi ARJUNA
Fuad juga memaparkan standar penilaian akreditasi, mulai dari keberagaman penulis dan editor, kualitas proses review, kelengkapan metadata, penyebarluasan melalui DOI dan indeksasi, hingga kualitas penyuntingan dan substansi artikel.
Waket I Bidang Akademik STAIMAS Wonogiri, Amir Mukminin, S.Pd.I., M.Pd., berharap pelatihan tersebut semakin meningkatkan kualitas Jurnal yang ada di STAIMAS Wonogiri. Amir yang merupakan editor Jurnal Lisyabab dan Al Basirah sejak awal itu melihat progress kedua jurnal tersebut sehingga sudah meraih akreditasi Sinta 4 dan Sinta 5.
Ketua STAIMAS Wonogiri, Atik Nurfatmawati, S.E., M.I.Kom menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan komitmen kampus untuk meningkatkan mutu jurnal yang dikelola, sehingga mampu bersaing dalam akreditasi nasional maupun terindeks internasional. Kolaborasi dan dukungan UIN RM Said diharapkan memperkuat jejaring akademik sekaligus meningkatkan profesionalitas pengelola jurnal.
“Kami ingin jurnal-jurnal STAIMAS memiliki tata kelola yang semakin baik, terbit tepat waktu, dan memenuhi standar akreditasi. Pendampingan dari ahli seperti ini menjadi sangat penting,” ujarnya.
Fathurrahman Husein, M.S.I. bersyukur bisa menggandeng STAIMAS Wonogiri dalam rangka peningkatan pengelolaan jurnal. Fathur menuturkan agenda itu akan ditindaklanjuti di Solo pada Rabu-Kamis (3-4/12/2025) untuk perwakilan masing-masing pengelola jurnal.
Kepala LPPM STAIMAS Wonogiri, Dr. Dewi Agustini, S.Sos., M.M. berharap progres yang bisa diraih pasca pelatihan yaitu supaya jurnal-jurnal yang sudah terakreditasi bisa sampai terindeks scopus. “Capaian itu merupakan renstra LPPM tahun 2027 menuju go internasioanl skala ASEAN,” imbuh Dewi.
Pemimpin Redaksi Jurnal AL Basirah, Dr.Ruslina Dwi Wahyuni, S.Sos., M.A.P., CPM. bersyukur ada dukungan dari UIN RM Said yang menggandeng STAIMAS untuk penyelenggaraan pelatihan pengelolaan jurnal. Selain STAIMAS, hadir pula perwakilan pengelola jurnal dari STABN Raden Wijaya.
Kegiatan ini mendapat antusiasme besar dari pengelola jurnal, dosen, dan staf akademik yang hadir. Melalui pelatihan tersebut, STAIMAS Wonogiri berupaya memastikan setiap proses editorial berjalan lebih profesional, transparan, dan akuntabel sesuai standar OJS dan ketentuan ARJUNA.
Pelatihan ini menjadi langkah bagi STAIMAS Wonogiri dalam mewujudkan jurnal ilmiah yang tidak hanya memenuhi standar akreditasi nasional, tetapi juga berdaya saing di tingkat internasional.

