Beranda / Mahasiswa Hukum Tata Negata STAIMAS Wonogiri Bedah Praktik Penegakan Hukum di Kejaksaan

Mahasiswa Hukum Tata Negata STAIMAS Wonogiri Bedah Praktik Penegakan Hukum di Kejaksaan

Berita STAIMAS

Mahasiswa Hukum Tata Negata STAIMAS Wonogiri Bedah Praktik Penegakan Hukum di Kejaksaan
Kegiatan
Tuesday, 29 September 2026
Redaksi PAI

Mahasiswa Hukum Tata Negata STAIMAS Wonogiri Bedah Praktik Penegakan Hukum di Kejaksaan

WONOGIRI – Pembelajaran hukum tidak berhenti di ruang kelas. Hal itu wujud nyata yang terus didorong oleh Program Studi (Prodi) Hukum Tata Negara (HTN) STAIMAS (Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti) Wonogiri melalui kunjungan akademik mahasiswa ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri pada Kamis (24/9/2026).

​Didampingi Kaprodi dan para dosen HTN, para mahasiswa berkesempatan mengenal lebih dekat institusi kejaksaan sekaligus berdialog langsung mengenai profesi jaksa, tugas dan kewenangannya, serta berbagai persoalan hukum yang berkembang di masyarakat.

​Kunjungan tersebut dikemas dalam suasana diskusi hukum yang interaktif dan konstruktif. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemaparan mengenai kejaksaan sebagai salah satu pilar penegak hukum, tetapi juga diajak memahami bagaimana proses penanganan perkara dilakukan dalam praktik penegakan hukum secara konkret.

​Dalam kesempatan tersebut, Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Wonogiri, Ardhito Yudho Pratomo, S.H., M.H., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dan antusiasme para mahasiswa HTN STAIMAS Wonogiri.

​"Kejaksaan senantiasa terbuka untuk menjadi wadah pembelajaran bagi generasi muda penegak hukum. Penegakan hukum yang bereadilan tidak hanya membutuhkan integritas, tetapi juga pemahaman komprehensif atas dinamika hukum di tengah masyarakat. Melalui diskusi ini, kami berharap mahasiswa dapat memahami secara mendalam peran strategis jaksa serta mampu berpikir kritis dalam menanggapi berbagai tantangan hukum modern," ujar Ardhito.

​Sementara itu, Kepala Prodi Hukum Tata Negara STAIMAS Wonogiri, Dr. Ruslina Dwi Wahyuni, M.A.P., menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi dan instansi penegak hukum guna mencetak lulusan yang berkualitas.

​"Kunjungan akademik ini merupakan komitmen prodi dalam menghadirkan pembelajaran yang responsif dan berwawasan luas. Kami ingin mahasiswa tidak hanya mahir secara teoritis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan pemahaman praktis mengenai tata kelola hukum di lapangan. Sinergi dengan Kejaksaan Negeri Wonogiri ini menjadi pijakan penting untuk membentuk karakter calon juris yang berintegritas dan siap berkontribusi bagi masyarakat," ungkap Dr. Ruslina.

​Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, tim dosen Prodi HTN STAIMAS Wonogiri yang terdiri dari Novan Wahyu, S.H., M.H., Fatmah, S.H,M.H., dan Windari, S.H,M.H., beserta jajaran mahasiswa Prodi HTN. Dosen Prodi HTN STAIMAS Wonogiri, Novan Wahyu, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menguji efektivitas teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan realitas praktik penegakan hukum.

​“Mahasiswa diharapkan lebih mengenal profesi jaksa, termasuk tugas dan wewenangnya. Selain itu, mereka juga mendapatkan wawasan hukum secara langsung dari seorang jaksa sebagai aparat penegak hukum,” ujar Novan.

​Menurutnya, pemahaman mengenai hukum tidak cukup hanya diperoleh melalui literatur ilmiah maupun diskusi ruang kelas. Melalui interaksi langsung, mahasiswa dapat melihat bagaimana konsep dan norma hukum berhadapan dengan berbagai persoalan konkret di daerah.

​“Dengan melihat dan berdiskusi langsung, mahasiswa dapat memahami bahwa penerapan hukum memiliki dinamika dan tantangan tersendiri. Ini menjadi pengalaman akademik yang sangat berharga bagi mereka,” lanjutnya.

​Kegiatan kunjungan ini menjadi bagian dari upaya strategis Prodi HTN STAIMAS Wonogiri dalam memperluas cakrawala serta memperkenalkan berbagai pilihan karier di bidang hukum kepada mahasiswa.

​Diskusi interaktif yang membahas perkara-perkara hukum lokal memberikan perspektif menyeluruh bahwa penegakan hukum memiliki keterkaitan erat dengan struktur dan dinamika sosial masyarakat. Bagi mahasiswa, pengalaman ini melatih keberanian berdiskusi serta mempertajam kemampuan analisis hukum secara langsung bersama praktisi.

​Melalui kegiatan akademik transformatif di luar kampus ini, Prodi Hukum Tata Negara STAIMAS Wonogiri terus mendorong pembelajaran holistik yang mengintegrasikan teori, praktik, dan nilai-nilai etika profesi. Harapannya, para lulusan kelak tidak hanya menguasai keilmuan akademik, tetapi juga memiliki kesiapan matang serta kepemimpinan hukum yang kuat di masa mendatang.